Jumat, 11 April 2014

Tower Sinyal Cinta

Hari pertama masuk kelas baru tak seasik kelas sepuluhku dulu. Tapi disudut ruang, aku melihat dia. Dia pria yang aku suka. Awalnya aku pikir hanya sekedar suka biasa, mungkin memang benar kata pepatah "Cinta tumbuh dari kebiasaan". Ya, itu yang ku alami saat ini. Tiap hari aku jalani bersamanya, aku tersadar akan benih suka yang aku tanam kini tumbuh subur menjadi cinta. Aku salting ketika dekat denganya. Aku tak tahu, selalu begini saat jatuh cinta. Matanya.... ya, matanya yang membuatku selalu merintih dalam hati, entah apa yang membuat ku terpikat kepadanya sedemikian. Sorot matanya yang tajam saat ia memandangku, sampai aku tak bisa berkedip melihatnya. Seakan hatiku telah dilumpuhkan oleh busur cintanya.
Hmmmm.... ditambah kemahiranya dalam bernyanyi dan bermain gitar. Rasanya hati ini luluh oleh gemuruh lantunanya melodi nya. Namun, cinta ini mungkin tak kan dapat kau rasa.
Biarkan cinta ini tumbuh dan bersemi dan entah menjadi apa nantinya.


Memori labil 2009
Diary

Tidak ada komentar:

Posting Komentar